Langsung ke konten utama

Antisipasi Kecelakaan, KAI Terjunkan Petugas Khusus Untuk Perlintasan Kereta

Sumber: Google
PT Kereta Api Indonesia (KAI) Divisi Regional (Divre) IV Tanjungkarang telah menerjunkan  sekitar 18 sampai dengan 20 orang petugas khusus untuk menjaga perlintasan kereta api, agar dapat mengantisipasi atau mengurangi jumlah kecelakaan pada saat mudik Lebaran tahun ini.

“Kami siapkan untuk mengecek perlintasan kereta api, karena ini adalah satu cara untuk mengantisipasi terjadi kecelakaan pada jalur kereta api,” kata EVP Divre IV PT KAI Tanjungkarang Sulthon Hasanudin, Minggu(5/5/2019).

Menurutnya, pengecekan itu akan dilakukan sepanjang jalur kereta api dari Stasiun Tanjungkarang hingga Tanjung Rambang, karena ini merupakan jalur yang sering dilalui oleh kereta penumpang.

Selain itu, ada beberapa titik yang disiagakan secara khusus, seperti di Blambangan Umpu, Kabupaten Waykanan yang rawan terjadi tanah longsor, dan beberapa titik lainnya.

“Semoga dengan adanya petugas khusus ini, para penumpang bisa sampai dengan selamat di tempat tujuan dan bisa berkumpul bersama keluarga,” katanya lagi.

Ia menjelaskan, titik rawan yang sering terjadi kecelakaan akan diantisipasi dengan penjagaan oleh petugas khusus itu.

Dari Stasiun Tanjungkarang sampai Tanjung Rambang memiliki 228 perlintasan kereta api, dan sebanyak 60 perlintasan tidak terjaga. Sehingga harus mendapatkan perhatian khusus, agar angka kecelakaan saat arus mudik dapat berkurang.

Walaupun penjagaannya tidak bisa di seluruh perlintasan kereta api, tetapi pada tempat-tempat rawan kecelakaan akan dijaga, mengingat personil masih terbatas.

“Kami akan swadayakan masyarakat agar bisa membantu menjaga atau menolong saudara-saudara kita yang datang mudik ke Lampung sehingga aman dan nyaman," ujarnya pula.



Sumber:  akurat.co

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Ma'aruf Amin Menunggu Waktu Buka Bersama Dengan Sandiana Uno

Sumber: google.com Calon wakil presiden nomor urut 01, Ma’ruf Amin, mengaku kalau dirinya sedang menunggu ajakan Sandiaga Uno untuk buka puasa bersama pada bulan ramadan ini. Ia mengatakan sangat terbuka jika Sandi ingin mengajaknya bertemu. "Kalau Sandiaga Uno mau ketemu, saya siap. Saya terima gitu. Tapi belum ada yang bilang dia mau buka puasa bersama dengan saya," kata Ma'ruf Amin saat ditemui di kantor MUI, Jakarta Pusat, Selasa (7/5/2019). Ma'ruf Amin pun mengaku kalau dirinya tidak akan menutup diri untuk bertemu siapapun termasuk dengan cawapres 02 Sandiaga Uno . Dia pun mengaku tidak pernah menganggap yang berbeda sebagai musuh. "Kita ini membangun persaudaraan. Kan itu semua murid saya, sahabat saya, enggak ada musuh. Enggak ada, musuh itu enggak ada. Karena itu kita harus merajut kembali (persuaraan)," tandasnya. Sebelumnya, Sandiaga Uno mengklaim kalau ada 17 orang yang ia sebut menjembatani pertemuan antara dirinya dan Ma...

Wow! Trailer Kedua Spider-Man: Far From Home Telah Rilis

Sumber: google.com Trailer kedua dari film Spider-Man: Far From Home sudah dipublish. Namun, bagi kamu yang belum menonton film dari Avengers: Endgame , sebaiknya jangan menonton trailer ini terlebih dahulu karena didalamnya mengandung spoiler film tersebut. Setelah sebelumnya dikabarkan bahwa trailer kedua dari film penutup MCU Tahap 3 ini   akan berisi spoiler dari Avengers: Endgame , Tom Holland yang berperan sebagai Peter Parker/Spider-Man, ikut mengingatkan kepada penonton di awal sebelum trailer ini dimulai. Dibanding dengan trailer pertamanya, trailer kali ini sedikit lebih banyak memperlihatkan bagaimana aksi terbaru dari sang superhero Spider-Man serta siapa saja yang akan terlibat dalam petualangan terbarunya. Ada Nick Fury, Happy dan juga Mysterio. Iya, di trailer ini, Mysterio tampaknya merupakan rekan satu tim Nick Fury dan juga Spider-Man, untuk menghadapi musuh mereka yang disebut dengan The Elemental. Secara sekilas dari trailer tersebut, Peter...

Karena Narkoba Dominasi Kasus di Kejati Sumsel

Sumber: google.com Perkara narkoba mendominasi penyidikan kasus di kawasan Kejaksaan Tinggi Sumatera Selatan selama satu tahun terakhir ini dari keseluruhan jumlah Surat Pemberitahuan Dimulainya Penyidikan ( SPDP ). "Terhitung sejak 2018 hingga Juli 2019 kami menerima 264 Surat Pemberitahuan Dimulainya Penyidikan yang ditangani Bidang Tindak Pidana Umum, 169 SPDP diantaranya adalah kasus narkoba," kata Kepala Kejati Sumsel , Sugeng Purnomo, saat memberi keterangan pers di Palembang, Senin(22/7/2019). Menurutnya, narkoba memang secara nasional sudah menjadi persoalan yang amat serius di semua wilayah Indonesia termasuk Sumsel , sehingga penting sekali memberikan tuntutan hukuman yang berat berniat untuk menimbulkan efek jera. Seperti komplotan bandar sabu-sabu asal Surabaya Letto CS yang dituntut hukuman mati, yakni Muhammad Nazwar Syamsu alias Letto (25) Trinil Sirna Prahara (21), Shabda Sederdian (33), Chandra Susanto (23), Hasanuddin (38), Andik Hermanto (2...