Langsung ke konten utama

Taman Suropati Tempat Paling Ideal Untuk Bermusik

Sumber: google.com
Taman Suropati, yang terletak di kawasan Menteng, Jakarta Pusat, merupakan salah satu alternative untuk bermusik di tengah Kota Jakarta.

Hal ini disadari dua orang anggota Indonesia Saxophonist Indonesia, Fauzan dan Ryan. Bagi keduanya, di tempat ini bisa bebas berlatih alat Musik saxophone dan tetap bisa fokus tanpa harus cemas suara alat Musik mengganggu orang lain.

"Di sini luas, jauh juga dari rumah orang, jadi gak ada yang komplain," kata Ryan saat ditemui di Taman Suropati, Jakarta, pada Senin (22/7/2019) malam.

Ketika ditemui, mereka hanya berlatih berdua saja. Namun dari penuturan Fauzan, biasanya jumlah orang yang berlatih saxophone bisa mencapai sekitar 20 orang. Taman Suropati dibuka 24 jam dan tidak memiliki pagar keliling, maka para pengunjung dengan mudah untuk datang, menikmati music, dan berkegiatan, termasuk para pemusik yang ingin berlatih.

"Kalau saya baru dari jam 21.00 tadi, kalau Mas Ryan mah sudah dari sekitar jam 19.00," kata Fauzan, yang merupakan warga Depok, Jawa Barat.

Para anggota komunitas saxophone ini juga tidak membatasi jam latihan bermain alat Musik. Menurut Ryan, biasanya sih berlatih bersama hingga sekitar pukul 02.00 WIB. Saat ditanya perbandingan dengan taman lain di Jakarta, Ryan dan Fauzan menilai untuk saat ini Taman Suropati merupakan tempat yang paling ideal untuk bermusik di luar ruangan.

"Sejauh ini di sini sih yang paling pas. Kalau di Taman Menteng misalnya, itu kan lebih buat olahraga. Lebih gelap juga kalau malam," tutur Fauzan.

Selain para peniup saxophone, komunitas lain yang kerap berkegiatan di Taman Suropati adalah para penggesek biola yang tergabung dalam Violin Lovers. Namun karena anggotanya sebagai pelajar sekolah sehingga kegiatan Violin Lovers dilakukan pada Minggu pagi.



Sumber: akurat.co

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Ma'aruf Amin Menunggu Waktu Buka Bersama Dengan Sandiana Uno

Sumber: google.com Calon wakil presiden nomor urut 01, Ma’ruf Amin, mengaku kalau dirinya sedang menunggu ajakan Sandiaga Uno untuk buka puasa bersama pada bulan ramadan ini. Ia mengatakan sangat terbuka jika Sandi ingin mengajaknya bertemu. "Kalau Sandiaga Uno mau ketemu, saya siap. Saya terima gitu. Tapi belum ada yang bilang dia mau buka puasa bersama dengan saya," kata Ma'ruf Amin saat ditemui di kantor MUI, Jakarta Pusat, Selasa (7/5/2019). Ma'ruf Amin pun mengaku kalau dirinya tidak akan menutup diri untuk bertemu siapapun termasuk dengan cawapres 02 Sandiaga Uno . Dia pun mengaku tidak pernah menganggap yang berbeda sebagai musuh. "Kita ini membangun persaudaraan. Kan itu semua murid saya, sahabat saya, enggak ada musuh. Enggak ada, musuh itu enggak ada. Karena itu kita harus merajut kembali (persuaraan)," tandasnya. Sebelumnya, Sandiaga Uno mengklaim kalau ada 17 orang yang ia sebut menjembatani pertemuan antara dirinya dan Ma...

Wow! Trailer Kedua Spider-Man: Far From Home Telah Rilis

Sumber: google.com Trailer kedua dari film Spider-Man: Far From Home sudah dipublish. Namun, bagi kamu yang belum menonton film dari Avengers: Endgame , sebaiknya jangan menonton trailer ini terlebih dahulu karena didalamnya mengandung spoiler film tersebut. Setelah sebelumnya dikabarkan bahwa trailer kedua dari film penutup MCU Tahap 3 ini   akan berisi spoiler dari Avengers: Endgame , Tom Holland yang berperan sebagai Peter Parker/Spider-Man, ikut mengingatkan kepada penonton di awal sebelum trailer ini dimulai. Dibanding dengan trailer pertamanya, trailer kali ini sedikit lebih banyak memperlihatkan bagaimana aksi terbaru dari sang superhero Spider-Man serta siapa saja yang akan terlibat dalam petualangan terbarunya. Ada Nick Fury, Happy dan juga Mysterio. Iya, di trailer ini, Mysterio tampaknya merupakan rekan satu tim Nick Fury dan juga Spider-Man, untuk menghadapi musuh mereka yang disebut dengan The Elemental. Secara sekilas dari trailer tersebut, Peter...

Karena Narkoba Dominasi Kasus di Kejati Sumsel

Sumber: google.com Perkara narkoba mendominasi penyidikan kasus di kawasan Kejaksaan Tinggi Sumatera Selatan selama satu tahun terakhir ini dari keseluruhan jumlah Surat Pemberitahuan Dimulainya Penyidikan ( SPDP ). "Terhitung sejak 2018 hingga Juli 2019 kami menerima 264 Surat Pemberitahuan Dimulainya Penyidikan yang ditangani Bidang Tindak Pidana Umum, 169 SPDP diantaranya adalah kasus narkoba," kata Kepala Kejati Sumsel , Sugeng Purnomo, saat memberi keterangan pers di Palembang, Senin(22/7/2019). Menurutnya, narkoba memang secara nasional sudah menjadi persoalan yang amat serius di semua wilayah Indonesia termasuk Sumsel , sehingga penting sekali memberikan tuntutan hukuman yang berat berniat untuk menimbulkan efek jera. Seperti komplotan bandar sabu-sabu asal Surabaya Letto CS yang dituntut hukuman mati, yakni Muhammad Nazwar Syamsu alias Letto (25) Trinil Sirna Prahara (21), Shabda Sederdian (33), Chandra Susanto (23), Hasanuddin (38), Andik Hermanto (2...